Ketika malam kupandangi potretmu,,
Air mata ini terus bercucuran,,
Berharap aku temukan dirimu,,
Walau hanya sekejap aku bertemu denganmu,,
Sedikit sembuhkan lukaku,,
Rindu semakin dalam,,
Disaat terlintas tentangmu di pikirku,,
Semakin dalam rinduku,,
Semakin berlinang air mataku,,
Ilusiku berharap akan harapan yang kau lampirkan,,
Sesaat setelah aku nyatakan rasaku dihadapmu,,
Namun penantian yang kau berikan,,
Akupun sanggup meantimu hingga saat ini,,
Aku bertahan dengan perasaanku,,
Sesaat ku terdiam,,
Ingin ku berhenti mengharapmu,,
Hentikan semua rindu dan penantianku,,
Tetapi,,
Itu semakin dalam merobek batinku,,
Aku tak bisa bila tanpa dirimu,,
Aku tak bisa melepas semua tentangmu,,
Aku tetap berdiri dan berlari mengejarmu,,
Berharap kau akan menyimpanku di ruang-ruang hatimu,,
Tempat terindah untukku da hidupmu,,
Aku akan berusaha jadi yang kau mau,,
Yakin selaksak kehidupan akan aku taruhkan,,
Semua berbalut rindu dalam kesunyiaan,,
Menepis jiwa yang penuh harap,,
Hadirnya dirimu sejukan sukma dan jiwa,,
Untukmu yang terkasih,,
Pandanglah aku dengan hatimu,,
Penantianku takan pernah berujung,,
Tak dapat dilihat oleh batas cakrawala matamu,,
Hanya hatimu,,
Yang dapat menembus semua tentangku didihidupmu,,
Aku disini selalu untukmu,,
Aku mencintaimu...


00.12
rachdie
2 komentar:
Asa apal bud?
akh prasaand X..
Posting Komentar